Layanan Dishub Aceh Timur Lumpuh Total Akibat Penggunaan Fasilitas Publik untuk Debat Pilkada

Nana Thama
Tuesday, 12 November 2024
Last Updated 2024-11-12T08:49:02Z
masukkan script iklan disini
Aceh Timur – Pelayanan publik di Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Timur mengalami kelumpuhan total setelah fasilitas kantor tersebut digunakan sebagai lokasi debat terbuka bagi para calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur dalam rangka Pilkada 2024. Aktivitas layanan yang biasanya meliputi uji kendaraan, penerbitan surat izin, dan berbagai pelayanan teknis lainnya terhenti, menyebabkan banyak masyarakat yang merasa kecewa.

Menurut beberapa pegawai Dishub, persiapan dan pelaksanaan debat ini telah memakan waktu serta ruang yang biasanya digunakan untuk melayani masyarakat. Sejumlah fasilitas dan perlengkapan Dishub seperti aula, ruang pertemuan, hingga tempat parkir dialihkan untuk kebutuhan acara debat, mulai dari persiapan hingga selesai acara. Keputusan ini menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat, khususnya mereka yang merasa dirugikan akibat pelayanan yang terhenti.

Seorang warga, Rizal, mengaku kecewa karena harus menunda uji kendaraan yang sangat penting untuk usahanya. “Kami sudah antre berjam-jam, bahkan ada yang datang sejak pagi. Tapi tiba-tiba diberitahu bahwa layanan ditutup karena ada acara debat calon bupati. Seharusnya pemerintah bisa mencari tempat lain yang tidak mengganggu layanan publik,” ujarnya.

Terkait hal ini, pihak Dishub Aceh Timur memberikan pernyataan bahwa penggunaan fasilitas kantor untuk acara debat adalah kebijakan yang diambil atas dasar permintaan khusus dari panitia Pilkada, dan diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat dalam memilih pemimpin daerah. Namun, pihak Dishub juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga yang merasa terganggu, dan berjanji akan memulihkan pelayanan secepat mungkin.

Pengamat politik setempat menganggap penggunaan fasilitas publik untuk kegiatan politik semacam ini dapat mengganggu pelayanan masyarakat. “Meskipun debat adalah bagian penting dari demokrasi, tetap perlu dipikirkan dampak terhadap layanan publik yang lebih luas. Fasilitas publik sebaiknya tidak digunakan untuk acara yang bisa mengganggu pelayanan masyarakat,” ucapnya.

Diharapkan pada kegiatan Pilkada selanjutnya, penyelenggara dapat lebih mempertimbangkan tempat yang lebih strategis agar tidak mengganggu aktivitas dinas yang bersifat layanan publik.

Saat dikonfirmasi awak media Kadishub Kabupaten Aceh Timur Zulkifli.ST.MH melalui pesan singkat dirinya memberikan statement bahwa"Pelayanan tetap kita berikan kalau ada masyarakat yg datang, karena yg terpakek gedung sebelah gedung media center Sementara pelayanan di gedung pengujian."tutup Zulkifli
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Video Terpopuler